Ekspor November Tumbuh 7,3%02/01/2013JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor November 2012 mencapai USD16,44 miliar. Angka ini berarti telah terjadi pertumbuhan sekira 7,30 persen dibandingkan Oktober 2012.

Meski demikian, Kepala BPS Suryamin mengungkapkan, secara year-on-year (YoY) mengalami penurunan 4,30 persen. "Total ekspor Januari hingga November USD174,76 miliar, secara yoy turun 6,25 persen," kata Suryamin, di kantornya, Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Suryamin menambahkan, ekspor nonmigas dari Januari hingga November 2012 juga mengalami penurunan sebesar USD140,76 miliar atau 5,17 persen. "Krisis masih terjadi, dikarenakan permintaan ekspor ke Uni Eropa turun, sekarang USD1,61 miliar," ujar Suryamin.

Peningkatan ekspor nonmigas terbesar November 2012, terjadi pada lemak dan minyak hewan nabati USD624,8 juta. Sedangkan penurunan terbessar terdapat pada mesin/peralatan listrik sebesar USD66,1 juta.

Sebelumnya, BPS mencatat secara kumulatif Januari-November 2012, Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) tetap mengalami defisit USD1,33 miliar. Dengan impor sebesar USD176,09 miliar sedangkan ekspor sebesar USD174,76 miliar.

Secara kumulatif, NPI defisitnya bertambah dibandingkan sebelumnya. Adapun pada Januari-Oktober 2012 defisit tercatat sebesar USD516,1 juta. "Walaupun ekspor meningkat, tapi harga per unitnya jadi menurun," ujar Suryamin.

(sumber : okezone.com)
News
News
..................................................................................
..................................................................................
Sun Oct 25 2020 06:17 AM
Copyright © 2014 PT Bumiputera Sekuritas All Rights Reserved
Best view Chrome and firefox
Visitor : 805297
Phone : 021-529-60155 (Hunting) | Hotline Online Trading : 021-522-4560
Jasa Pembuatan Website By IKT