Penjagaan BI Diharapkan Tenangkan Rupiah26/12/2012KOMPAS.com - Rupiah masih akan tertekan menjelang akhir tahun ini. Penjagaan Bank Indonesia atas fluktuasi rupiah diharapkan dapat meredakan tekanan dollar AS pada mata uang Garuda. Pada akhir perdagangan pekan lalu, Jumat (21/12/2012), rupiah ditutup menguat di level Rp 9.657 per dollar AS dari saat dibuka di level Rp 9.670 per dollar AS.

Berdasarkan pengamatan data di Reuters oleh tim riset BNI Treasury, rupiah bergerak di kisaran Rp 9.630-9.685 per dollar AS. Indeks Harga Saham Gabungan yang terpuruk di bawah level 4.300 memberi efek negatif pergerakan rupiah. Tingginya permintaan akan dollar AS itu mendorong BI menambah pasokan dollar sehingga mengurangi tekanan pada rupiah.

Pada perdagangan Rabu (26/12/2012) ini rupiah diperkirakan bergerak dengan kecenderungan melemah. Non Delivery Forward 1 bulan di pasar offshore pagi ini rupiah dibuka turun ke level Rp 9.822-9.837 per dollar AS, sehingga mengindikasikan adanya potensi depresiasi rupiah lebih lanjut di pasar onshore.

Tingginya kebutuhan dollar AS menjelang akhir tahun berpotensi memicu pelemahan rupiah lebih lanjut hari ini. Pengawasan BI atas fluktuasi rupiah khususnya menjelang akhir tahun diharapkan mampu meredakan tekanan dolar AS. Hal ini sekaligus mendorong stabilitas nilai tukar rupiah untuk berada tetap dalam koridor yang diinginkan bank sentral.
News
News
..................................................................................
..................................................................................
Fri Oct 23 2020 09:05 AM
Copyright © 2014 PT Bumiputera Sekuritas All Rights Reserved
Best view Chrome and firefox
Visitor : 804016
Phone : 021-529-60155 (Hunting) | Hotline Online Trading : 021-522-4560
Jasa Pembuatan Website By IKT